City Information

Pengenalan

logo-pontianakKota Pontianak terletak pada Lintasan Garis Khatulistiwa dengan ketinggian berkisarantara 0,1 sampai 1,5 meter diatas permukaan laut. Kota dipisahkan oleh Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Landak. Dengan demikian Kota Pontianak terbagi atas tiga belahan.

logo-pontianakKota Pontianak adalah ibu kotaProvinsi Kalimantan Barat di Indonesia. Kota ini juga dikenal dengan nama 坤甸 (Pinyin: Kūndiān) oleh etnis Tionghoa di Pontianak.

Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis lintang nol derajat bumi. Di utara kota ini, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui garis lintang nol derajat bumi.

Selain itu, Kota Pontianak juga dilalui Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia dan Sungai Landak. Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang membelah kota disimbolkan di dalam logo Kota Pontianak.

Akomodasi

Transportasi Udara
Kota Pontianak melalui Bandar Udara Supadio terhubung dengan beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Batam, Surabaya, Semarang, Yogyakarta dan banyak lagi Selain itu bandara ini juga mempunyai penerbangan internasional langsung ke Kuching dan Singapura. Dari Pontianak juga dapat dilayani penerbangan perintis ke kota kabupaten di Kalimantan Barat seperti Ketapang dan Putussibau. Bandar Udara Supadio terletak di luar Kota Pontianak tepatnya di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Laut dan Sungai
Pelabuhan Pontianak dapat melayani kapal-kapal barang maupun penumpang. Dahulu melalui dermaga ini sering melayani kapal penumpang menuju Jakarta, Ketapang, Landak, Sanggau, dan Putussibau. Untuk transportsi lain lebih sering di gunakan kapal Feri, Speed boats dan motor air.

Darat
Sistem transportasi darat Kota Pontianak dilayanioleh minibus angkutan kota yang biasa di sebut oplet, taksi, dan beberapa rute dilayanioleh bus kota. Sebagian besar rute dalam kota dilayani oleh oplet yang menghubungkan beberapa terminal. Untuk keberangkatan jalan darat keluar kota dilayani di Terminal Batulayang. Melalui jalan darat pula dilayani bus antar negara, yaknike Kuching dan ke Brunei. Bus ini disediakan oleh berbagai penyedia layanan, termasuk DAMRI. Transportasi darat ke Malaysia menjadi mungkin melalui Jalan Lintas Kalimantan. Layanan imigrasi Indonesia-Malaysia dilaksanakan di Entikong, KabupatenSanggau.

Sosial Budaya

Aneka Suku bangsaAneka Suku bangsa
Sebagai kota yang terbuka dengan kota-kota lain serta merupakan pusat kegiatan pemerintahan, swasta, dan social budaya sehingga menjadikan kota ini tempat pendatang dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten lainnya sehingga lebih heterogen. Hampir sebagian besar suku bangsa yang ada di Indonesia terwakili menjadi warga masyarakat kota. Suku-suku bangsa yang ada di Kota Pontianak seperti suku bangsa Dayak, suku bangsa Batak, suku bangsa Padang, suku bangsa Jawa, suku bangsa Bugis, suku bangsa Melayu, suku bangsa Tionghoa, dan lain-lain.

KomposisiPenduduk Kota Pontianak
No. Suku Persentase (%)
1. KeturunanCina 31,24
2. Melayu 26,05
3. Bugis 13,12
4. Jawa 11,67
5. Madura 6,35
6. Lain-lain 8,57
TOTAL 100

Event-Event Penting

Event atau peristiwa budaya yang dapat menarik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara dan diadakan secara berkala di Kota Pontianak seperti sebagai berikut :

Festival Budaya Bumi Khatulistiwa

Diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun dimulai tahun 1991, tahun 1993, tahun 1995 dan tahun 1997. Festival ini dipusatkan di Kota Pontianak dengan mengundang daerah-daerah lain di Pulau Kalimantan serta daerah-daerah di Pulau Sumatera diselenggarakan padatanggal 21 sampai dengan tanggal 25 Maret pada tahun penyelenggaraannya. Dan pada festival ini dirangkaikan dengan peristiwa alam yang tejadi di Kota Pontianak yaitu kulminasi matahari.

Lomba Dayung Hias dan tradisional

Pertama kali diadakan pada tanggal 22 Maret 1997 dengan memperlombakan sampan-sampan tradisional yang dihiasi ornamen-ornamen budaya masing- masing daerah.

Gawai Dayak
dayak3
Diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 20 Mei sampai dengan tanggal 25 Mei di Rumah Panjang Jalan Sutoyo Pontianak, event ini diselenggaraka nuntuk menumbuh kembangkan budaya suku Dayak yang masih berkembang seperti budaya seni, budaya social sebagai penduduk asli Kalimantan Barat.

Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Pontianak

Yang setiap tahun diadakan di Kota Pontianak beriringan dengan Hari UlangTahun Pemerintah Kota Pontianak jatuh pada tanggal 23 Oktober. Pada event ini di tampilkan tari-tarian, permainan rakyat, kerajinan rakyat yang berkembang di daerah Kalimantan Barat. Event-event tersebut diatas merupakan rangkaian peristiwa yang menjadi daya tarik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Kota Pontianak.

Naik Dango

Naik Dango merupakan acara adat yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis Dayak yang biasa diselenggarakan pada Rumah Betang di JalanLetjenSutoyo Pontianak.

Meriam Karbit atau Keriang Bandong
Meriam Karbit Berornamen
Festival Meriam Karbit biasanya diselenggarakan pada bulan Puasa (Ramadhan) menjelang Hari Raya Lebaran (IdulFitri) dimana masyarakat yang berada di sisi Sungai Kapuas saling berhadapan dan membunyikan meriam karbit yang saling bersahutan. Perayaan ini dijadikan Festival Meriam Karbit kemudian dilanjutkan dengan Festival Keriang Bandong. Perayaan ini diselenggarakan oleh masyarakat dengan memasang lampu minyak tanah dengan asesoriesnya sehingga kelihatan menarik. Setiap rumah di pinggir Sungai Kapuas memasang lampu berwarna- warni yang dirangkaikan menjadi bentuk-bentuk yang menarik.

Cap Go Meh dan Barongsai
naga
Cap Go Meh adalah perayaan yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis China (Tionghoa) dengan menampilkan barongsai dan naga. Penyelenggaraan jatuhpada 15 hari setelah Tahun Baru masyarakat China (Tionghoa).

Festival Kue Tradisional

Festival ini diselenggarakan pada bulan Juni dengan menampilkan kue-kue tradisional masyarakat Kalimantan Barat umumnya dan khususnya Pontianak.